8 Faktor Atau Variabel Yang Harus Dipahami Saat Berwirausaha

 Faktor-faktor yang perlu dianalisis saat menilai pasar untuk start-up Small Scale Enterprise (SSE),    Ada delapan faktor atau variabel yang harus dipahami saat mengakses pasar:

Faktor Atau Variabel Yang Harus Dipahami Saat Berwirausaha


1. Produk

Kelas produk harus didefinisikan dengan jelas. Misalnya, seorang tour operator harus memutuskan apakah produknya adalah wisata petualangan, wisata budaya, wisata kesehatan atau kombinasinya. Lalu ada berbagai ukuran dan fitur lainnya di setiap kelas. Peluang yang tersedia bagi produsen berbeda sesuai dengan sifat dan spesifikasi produk yang sebenarnya.


2. Jumlah Volume

Kami memiliki pertanyaan tentang bagaimana total volume diukur. Ini dapat diukur dalam hal volume fisik (yaitu dalam hal unit yang terjual), dalam istilah moneter, atau keduanya. Hal ini juga dapat diukur dalam persen dari total pasar, yaitu, secara relatif. Sebagai ilustrasi, analisis permintaan untuk tur dapat mengungkapkan bahwa di satu wilayah tertentu, jumlah tur yang terjual adalah 100, senilai 10 juta. Di wilayah lain, jumlahnya mungkin 50, senilai 5 juta. Jelas bahwa tergantung pada kebutuhan kita, data volume total harus dalam satuan yang sesuai.


3. Dibeli

Unsur ketiga 'dibeli' juga perlu dipahami. Apakah kita harus menilai volume yang dipesan atau dipesan, dikirim, dibayar, diterima, atau dikonsumsi? Angka-angka dapat bervariasi sesuai dengan dasar yang digunakan. Dalam kasus biji-bijian makanan, kami biasanya mengacu pada jumlah yang dikonsumsi, dan dalam kasus industri konstruksi, kami mengacu pada pesanan yang dipesan. Relevansi pemahaman yang benar tentang istilah 'dibeli' menjadi jelas ketika kita melihat contoh industri skuter di India.


4. Grup pelanggan

Permintaan pasar untuk suatu produk harus diukur untuk kelompok pelanggan yang menarik bagi perusahaan. Contohnya adalah maskapai penerbangan yang memperkirakan volume yang akan dibeli oleh kelompok berpenghasilan tinggi, dan operator tur massal yang memperkirakan permintaan paketnya dari kelompok berpenghasilan menengah.


5. Wilayah geografis

Batas-batas geografis di mana permintaan pasar akan diukur harus jelas. Hal ini terutama berlaku untuk perusahaan kecil karena operasinya biasanya terbatas pada area kecil. Perusahaan jasa juga harus menentukan batas geografis mereka sambil memperkirakan permintaan pasar. Misalnya pusat Yoga menikmati permintaan yang cukup besar di kota metropolitan tetapi konsepnya belum membangun utilitas dan penerimaannya di kota-kota kecil dan daerah pedesaan sebagai layanan berbayar.


6. Jangka waktu

Estimasi permintaan harus selalu untuk periode waktu tertentu – untuk musim berikutnya, untuk tahun mendatang, untuk periode Rencana, dan seterusnya. Ketika kerangka waktunya adalah satu tahun atau lebih, kami menyebutnya peramalan jangka pendek, dan ketika itu dalam beberapa tahun ke depan, peramalan jangka panjang. Saat kami meningkatkan kerangka waktu, perkiraan menjadi lebih lemah karena faktor lingkungan dapat berubah di luar imajinasi kami saat ini. Jadi, untuk produk-produk seperti komputer dan barang-barang fesyen, hampir tidak ada gunanya membuat ramalan jangka panjang.


7. Lingkungan pemasaran

Permintaan pasar dipengaruhi oleh banyak faktor lingkungan eksternal. Ini termasuk kondisi ekonomi secara umum, terobosan dan perkembangan teknologi, kebijakan pemerintah, perubahan politik, perubahan perilaku konsumen dan situasi persaingan, dan bahkan fenomena alam seperti curah hujan dan kondisi cuaca.


8. Program pemasaran

Akhirnya, ada faktor-faktor yang dapat dikendalikan yang digunakan perusahaan untuk mempengaruhi permintaan produk mereka. Ini dapat disebut sebagai upaya pemasaran atau program pemasaran penjual. Ini termasuk strategi penetapan harga, periklanan, promosi penjualan, dan penjualan pribadi. Upaya pemasaran yang diusulkan atau diasumsikan harus ditentukan untuk menentukan permintaan pasar.

Post a Comment

Previous Post Next Post